Tips Persiapan Sebelum Perjalanan Jauh

Bagi Anda yang merencanakan akan berwisata dengan menggunakan mobil pribadi sebaiknya melakukan beberapa pengecekan terlebih dahulu untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan.

Berwisata atau travelling telah menjadi kegiatan utama dalam mengisi waktu libur bersama dengan orang-orang yang dicintai. Menggunakan mobil pribadi untuk menuju
tempat wisata menjadi salah satu opsi utama bagi pecinta otomotif di Tanah Air.

Guna menjamin kenyamanan dan keselamatan dalam perjalanan, sebaiknya Anda melakukan pengecekan terhadap kondisi kendaraan terlebih dahulu. Berikut beberapa bagian
mobil yang perlu Anda periksa sebelum travelling.

Oli Mesin
Pastikan oli mesin memiliki volume yang cukup. Cara cek volume oli mesin dengan memeriksa level pada stik oli. Level oli harus berada di garis antara tanda L dan F dan
seharusnya sedikit di bawah garis level F, jika kurang tambahkan secukupnya. Pastikan batas waktu (kilometer) pemakaian oli Anda masih cukup untuk jarak yang akan anda
tempuh.

Air Radiator
Pastikan air radiator mobil Anda dalam kondisi penuh dan air reservoir sampai batas level atau tidak perlu terlalu penuh. Periksa juga kondisi selang radiator dan
selang penghubung ke reservoir.

Bila menemui selang yang menggelembung atau retak, sebaiknya diganti guna menghindari selang pecah di tengah jalan. Pastikan juga sambungan selang ke mesin dan ke
radiator cukup kencang dan tidak bocor.

Kondisi Filter dan Selang Bensin
Pastikan bahwa selang bahan bakar tidak mengalami keretakan atau kebocoran. Selain itu pastikan juga filter bensin tidak tersumbat.
Bagi Anda yang sering melakukan servis rutin berkala kendaraan, biasanya filter bensin dalam kondisi bersih.

Putaran Kipas Pendingin atau AC
Bila kipas diputar oleh belt, maka periksalah kondisi fisik belt. Bila belt telah retak-retak, maka layak untuk diganti. Cek juga ketegangan tension belt agar putaran
kipas dapat optimal. Bila kipas diputar motor listrik, kondisi motor listrik masih baik dan layak. Cara mengecek pedinginan mesin mobil oleh kipas mesin berjalan
normal adalah dengan memperhatikan jarum pointer penunjuk temperature.

Jika melebihi garis tengah berarti mesin cukup panas namun masih aman, kalau lebih dari setengah sebaiknya Anda berhenti, tunggu sampai mesin mobil dingin. Selanjutnya
periksa kondisi air pendingin dan kipas.

Timing Belt
Penggantian timing belt berpatokan pada indikator jarak tempuh kilometer pada speedometer. Jika timing belt telah digunakan sejauh 50.000 km, sebaiknya Anda segera
mengganti dengan yang baru meskipun belum terdapat kerusakan karena pabrik merekomendasi pemakaian lebih lama.

Saringan Udara
Air filter atau saringan udara sebaiknya dibersihkan sebelum menempuh perjalanan jauh. Pemakaian air filter berpatokan pada jarak tempuh yaitu sekitar 10.000 km.

Baterai
Periksa baut kutub aki dan bersihkan kutub aki dari kotoran atau kerak yang menempel. Periksa pula level air aki. Jika kurang tambahkan dengan air aki murni, kami
menyarankan Anda tidak menambahkan air aki dengan air zuur (H2S04) demi menjaga kualitas aki mobil.

Ban
Cek kondisi ban baik itu secara fisik dan tekanan ban. Tekanan ban mobil normalnya sekitar 30-34 psi.

Rem
Periksa level minyak rem. Jika berkurang dari batas level minimal, maka perlu dicurigai kemungkinan adanya kebocoran. Periksa sistem rem apakah terlihat ada kebocoran
pada selang, master rem dan periksa apakah ada basah dibagian dalam velg sebagai tanda kebocoran silinder roda. Pastikan sistem rem dapat bekerja dengan baik.

Lampu
Cek secara keseluruhan kondisi lampu mobil Anda. Pastikan semua lampu dapat berfungsi dan menyala dengan normal. Bila ada lampu yang mati, sebaiknya Anda segera di
mengganti.

Wipper
Ini sangat berguna sekali bila berkendara di musim hujan. Pastikan wipper kaca mobil dapat berfungsi dengan normal. Bila Anda masih merasa ragu dengan cara pemeriksaan
yang benar maka sebaiknya bawalah mobil Anda ke bengkel resmi atau bengkel otomotif langganan.

Tinggalkan Balasan