Tempat Wisata di Jakarta Yang Wajib Dikunjngi

Mau tau apa saja rekomendasi tempat wisata di Jakarta yang harus dikunjungi? Berikut adalah daftar rekomendasi tempat wisata di Jakarta yang harus Anda kunjungi!

1. Monumen Nasional (Monas)

Hasil gambar untuk monas

Siapa sih warga Jakarta yang tidak kenal dengan Monas?

Mulanya, tugu peringatan setinggi 132 meter ini memang didirikan untuk mengenang perjuangan rakyat Indonesia. Nah, ikon kota Jakarta–bahkan Indonesia–yang satu ini memang populer akan lapisan emas murni pada “lidah api-nya”. Oh ya, kabarnya, Monas merupakan bangunan dengan puncak tertinggi di Jakarta, lho! Bahkan, konon tidak boleh ada bangunan yang melebihi tinggi Monas…

Monas sendiri terbuka untuk umum: buka setiap jam delapan pagi hingga tiga sore, kecuali di hari Senin minggu akhir bulan. Ingin wisata sejarah? Anda dapat mengunjungi bagian dasar Monas, yakni Museum Sejarah Nasional Indonesia–untuk mengetahui seluk beluk perjuangan Indonesia. Namun, jika ingin menikmati panorama Jakarta dari ketinggian, disarankan untuk menjajal naik ke puncak Monas berketinggian 115 meter dengan menggunakan lift.

2. Aneka Museum

Hasil gambar untuk museum jakarta

 

Menyandang status sebagai pusat kota dan pemerintahan, tidak heran jika Jakarta “kaya” akan bangunan-bangunan bersejarah. Nah, sekali waktu, Anda bisa mempelajari sejarah Jakarta dengan mengunjungi aneka macam museum di Jakarta.

Sebagai contoh, Museum Nasional. Di sana, Anda dapat menemukan lebih dari 100 ribu benda-benda koleksi yang mencakup peninggalan arkeologis, keramik, zaman prasejarah, serta masih banyak lagi. Bergeser dari Museum Nasional, jangan ragu untuk memasuki Museum Fatahillah yang terletak di kawasan Kota Tua Jakarta. Bagaimana pun, tempat wisata di Jakarta yang satu ini adalah tempat terbaik untuk mengeksplorasi banyak hal terkait sejarah Kota Jakarta.

Jangan lupakan juga keberadaan aneka museum lainnya, seperti halnya Museum Bank Indonesia, Museum Wayang, Museum Tekstil, Museum Taman Prasasti, dan masih banyak lagi.

3. Taman Mini Indonesia Indah (TMII)

Hasil gambar untuk taman mini indonesia indah

Indonesia memang sebuah negara yang multikultural. Di dalamnya, terdapat beragam kekayaan budaya, seni, adat, serta agama dan kepercayaan. Nah, untuk meningkatkan semangat multikultural Anda, yuk segera datang berkunjung ke kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Tidak perlu jauh-jauh datang ke Padang atau ke Papua. Toh, seluruh “miniatur” kebudayaannya, bisa langsung Anda saksikan di TMII. Tidak heran, jika tempat wisata di Jakarta yang satu ini amat cocok dinikmati bersama keluarga dan orang terdekat.

Adapun selain wisata budaya, TMII memiliki beragam wahana menarik yang dapat langsung Anda nikmati. Wahana tersebut berupa kolam renang Snow Bay, Taman Among Puro, kereta gantung, serta aneka museum edukatif yang cocok untuk pendidikan anak Anda.

4. Kebun Binatang Ragunan

Gambar terkait

Ajaklah si kecil untuk mengenal dan mencintai keberlangsungan satwa yang dilindungi sejak dini. Sebagai langkah awal, bawalah mereka ke Kebun Binatang Ragunan, Jakarta Selatan. Dengan luas sebesar 147 hektare, tempat wisata di Jakarta ini punya lebih dari dua ribu ekor satwa dan 50 ribu pepohonan.

Tiket masuknya sendiri tergolong murah dan terjangkau. Dengan Rp 5 ribu rupiah saja, Anda sudah bisa mengajak si kecil berkeliling kebun, melihat satwa, hingga menaiki beragam wahana seperti kereta keliling, sepeda ganda, dan lain sebagainya.

Didirikan pada tahun 1864, Kebun Binatang Ragunan sendiri tergolong berusia tua. Nah, sebagai informasi–disarankan untuk tidak memberi makanan kepada satwa yang ada di dalamnya, ya. Toh, ini semua demi menjaga keselamatan hewan-hewan di dalamnya.

5. Kepulauan Seribu

Hasil gambar untuk kepulauan seribu

Berlokasi di sebelah utara Jakarta, ada banyak tempat wisata yang bisa Anda kunjungi saat mampir ke Kepulauan Seribu. Menyandang nama “seribu”, sudah pasti gugusan pulaunya pun banyak. Nah, sebagai informasi, beberapa kawasan Kepulauan Seribu yang populer, yakni: Pulau Bidadari, Pulau Tidung, Pulau Pari, Pulau Harapan, dan masih banyak lagi.

Bersama keluarga maupun orang terdekat, ada beragam aktivitas yang bisa Anda lakukan di Kepulauan Seribu. Ini mencakup diving, snorkeling, berkemah, banana boat, atau sekadar berjalan-jalan menikmati momen matahari terbenam. Menariknya, Anda pun tidak perlu repot. Pasalnya, beberapa wilayah di Kepulauan Seribu sudah memiliki beragam fasilitas dan akomodasi yang memudahkan pengunjungnya.

6. Kota Tua Jakarta

Hasil gambar untuk kota tua jakarta

Tidak heran, jika suasana Kota Tua Jakarta selalu ramai pada akhir pekan. Penyebabnya, adalah karena ketersediaan beragam spot yang cantik bahkan mampu “menunjang” kegiatan selfie Anda. Bayangkan, deretan pertokoan, gedung, hingga rumah-rumah tua menghiasi seluruh area Kota Tua Jakarta. Belum lagi, dengan keberadaan beragam atraksi dan kegiatan, seperti halnya pameran seni, nobar (nonton bareng), pengamen unik, dsb.

Selain menyuguhkan keindahan di setiap sudutnya, Kota Tua Jakarta merupakan salah satu destinasi wisata sejarah terpopuler, khususnya di Jakarta. Melalui keberadaan beragam museum yang berdekatan, Anda dapat menyaksikan sekaligus mempelajari banyak pengetahuan sejarah di masa lampau.

Selain itu, di tempat wisata di Jakarta yang satu ini terdapat pula banyak toko, restoran, maupun kafe jadul yang menjual aneka kuliner khas yang tidak kalah nikmat. Sebagai contoh, Anda dapat mencicipi langsung masakan khas dengan singgah terlebih dulu di Cafe Batavia dan Cafe Gazebo–atau justru membelinya langsung di pedagang keliling beragam camilan, semisal kerak telor, gado-gado, hingga es potong.

7. Pecinan Glodok

Hasil gambar untuk pecinan glodok

Tidak jauh dari Kota Tua Jakarta, Anda akan diajak untuk mengelilingi china town–atau pecinan Jakarta. Secara sederhana, di sinilah warga keturunan Tionghoa bermukim dan beranak cucu. Nah sebagai informasi, Pecinan Glodok sendiri merupakan kawasan pecinan terbesar di Indoneisa. Bahkan, keberadaannya disebut-sebut sebagai salah satu “penggerak” roda ekonomi Jakarta hingga kini, lho!

Lantaran beberapa bangunan masih dipertahankan hingga kini, jangan heran jika menyusuri kawasan Pecinan Glodok seakan “membawa” Anda kembali ke masa lampau. Di sana, Anda dapat mengunjungi beragam klenteng, bangunan vihara, membeli obat di toko lawas, hingga mencicipi langsung kuliner khasnya. Kendati demikian, disarankan untuk tetap berhati-hati. Pasalnya, beberapa jenis makanan di sana tergolong nonhalal.

8. Setu Babakan

Hasil gambar untuk setu babakan

Jika beberapa tempat wisata di atas masuk dalam kategori sejarah kolonial, kini saatnya mempelajari budaya masyarakat asli Jakarta dengan mengunjungi Kampung Betawi di Setu Babakan. Lokasinya sendiri, sudah ditetapkan menjadi kawasan cagar budaya Jakarta, lho.

Di sana, bukan hanya ada beragam bangunan asli dari peninggalan budaya Betawi saja. Lebih dari itu, Anda juga akan diajak untuk mengenal dan menyaksikan budaya Betawi asli, mulai dari cara bercocok tanam, berdagang, hingga membuat kerajinan dan makanan khas. Adapun di area ini juga terdapat sebuah danau besar yang menjadi sarana rekreasi. Lumayan, kan, duduk santai sembari menikmati keindahan danau…

9. Taman Wisata Alam Angke, Kapuk

Hasil gambar untuk taman wisata alam angke

Nikmati nyamannya berjalan-jalan sore sembari dikelilingi pepohonan bakau di kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara. Nah, setidaknya ada beragam aktivitas lain yang bisa Anda lakukan di salah satu tempat wisata di Jakarta yang paling menarik ini, seperti halnya naik perahu, atau justru berkontribusi dalam pelestarian lingkungan dengan menanam mangrove.

10. Taman Suropati

Hasil gambar untuk taman suropati

Luasnya memang tidak sebesar sembilan tempat wisata di Jakarta yang telah disebutkan di atas. Namun, Anda bisa mendatangi Taman Suropati, Menteng–untuk sekadar berolahraga atau justru melepas penat. Udara sejuk dan suasana asri dari beragam pepohonan rindang dijamin bisa menenangkan dan menyegarkan pikiran Anda. Belum lagi, soal beragam aktivitas yang biasa digelar, semisal pertunjukan musik, latihan biola, kursus melukis, hingga pertemuan beberapa komunitas Jakarta.

Tempat wisata di Surabaya

Tidak sulit untuk menggambarkan betapa istimewanya kota Surabaya. Bagaimana tidak? Berbagai kenangan dan sejarah luar biasa Indonesia memperjuangkan kemerdekaan, menjadikan kota ini tidak ada duanya.

Bisa kita bilang, Surabaya adalah kota besar yang berdiri gagah, namun masih menyimpan sendu di tengah hiruk pikuknya. Ya, kesenduan setelah menjadi saksi bisu perjuangan para pahlawan yang telah gugur di medan perang.

Tapi, itu tidak boleh jadi penghalang karena selalu ada alasan untuk mengunjungi kota metropolitan terbesar setelah Jakarta ini. Tidak heran juga kalau ada banyak tempat wisata di Surabaya yang bisa dikunjungi seluruh anggota keluarga.

“Sayang kon tok saklawase”.

Artinya, ‘sayang kamu saja selamanya’. Satu kalimat yang pas buat Surabaya. Sebenarnya, ada apa saja sih di sana sampai rasanya kita bisa jatuh cinta pada kunjungan pertama?

Yuk, kita simak ulasan lengkap 50 tempat wisata di Surabaya yang wajib kita kunjungi setidaknya sekali seumur hidup!

1. Tugu Pahlawan

Hasil gambar untuk tugu pahlawan surabaya

Kurang afdol rasanya kalau jalan ke Surabaya tanpa berkunjung ke Tugu Pahlawan. Bisa dibilang, di sini adalah salah satu ikon kota yang terkenal dengan sebutan Kota Pahlawan ini.

Tugu ini didirikan untuk memperingati pertempuran 10 November 1945 arek-arek Suroboyo melawan pasukan Sekutu. Di tugu ini kamu bisa menjelajahi museum yang juga berisi foto-foto dokumentasi pembangunan Tugu Pahlawan.

Selain piknik tentunya, kamu juga bisa sekadar berkeliling di lahan sekitar tugu ini dan menikmati semilir angin di antara hamparan rumput hijau.

  • Jam operasional:
    07.00-15.00 WIB (Selasa-Jumat), 07.00-12.00 WIB (Sabtu-Minggu)
  • Alamat:
    Jl. Pahlawan, Alun-alun Contong, Bubutan
  • Cara ke sini:
    Dari terminal JMP naik angkot Q warna merah trayek Bratang-JMP, turun di depan Tugu Pahlawan.

2. Taman Bungkul

Hasil gambar untuk taman bungkul

Hasil gambar untuk taman bungkul

Asal usul nama Taman Bungkul tidak terlepas dari seorang tokoh penyebaran agama Islam di Surabaya yang bernama Ki Ageng Supo atau yang lebih akrab disebut dengan gelar Sunan Bungkul atau Mbah Bungkul. Di belakang taman ini pun terdapat makan beliau.

Saat berwisata ke taman yang keren ini, kamu bisa bermain bebas berbagai di berbagai arena permainan yang disediakan seperti trek skateboard, BMX, jogging, plaza atau panggung untuk live performance hingga zona Wifi gratis.

  • Jam operasional:
    24 jam
  • Alamat:
    Jl. Taman Bungkul, Darmo, Wonokromo
  • Cara ke sini:
    Dari terminal Purabaya Bungurasih naik bus P1 atau P AC 1 jurusan Bungurasih-Darmo-Perak turun di seberang Taman Bungkul.

3. Ciputra Waterpark

Hasil gambar untuk ciputra waterpark surabaya

Seperti halnya Jakarta, kota Surabaya yang juga merupakan kota metropolitan di Indonesia, mulai bergeliat dalam pengembangan tempat wisata keluarga.

Nah, taman bermain air di yang terletak di kawasan Waterpark Boulevard Citraland, Sambikerep ini bisa jadi pilihan yang pas saat akan berekreasi bersama keluarga di akhir pekan. Pilihan wahana airnya pun sangat beragam. Dijamin tidak akan bosan.

  • Tiket masuk:
    Rp.110.000 (Selasa-Jumat), Rp.130.000 (Sabtu-Minggu)
  • Jam operasional:
    13.00-19.00 (Selasa-Jumat), 10.00-19.00 (Sabtu-Minggu)
  • Cara ke sini:
    Naik angkot dari seberang jalan Hotel Tunjungan jurusan PTC. Turun di PTC lalu naik taksi ke Ciputra Waterpark.

4. Klenteng Sanggar Agung

Hasil gambar untuk klenteng sanggar agung

Saat liburan Imlek memang paling pas kalau berkunjung ke Klenteng Sanggar Agung. Konon, klenteng ini adalah tempat di mana Dewi Kwam Im menampakkan dirinya.

Klenteng ini sangat indah karena memang lokasinya yang terletak di pinggir pantai. Memang, biasanya klenteng terletak di tengah kota atau di dekat pemukiman warga.

Namun, klenteng yang berlokasi di Jalan Sukolilo 100, kompleks Pantai Ria Kenjeran ini memang sengaja dibangun di dekat pantai dan menyajikan pemandangan indah panorama hutan bakau yang bisa jadi spot foto yang oke.

  • Tiket masuk:
    Rp.10.000/ mobil, per 2 orang
  • Jam operasional:
    09.00-17.00
  • Cara ke sini:
    Dari terminal Purabaya Bungurasih naik bus Damri menuju terminal Joyoboyo. Dari terminal Joyoboyo naik angkutan umum Lyn R tujuan Kenjeran, turun di Klenteng Sanggar Agung.

5. Gereja Katolik Kelahiran Santa Perawan Maria (Gereja Kepanjen)

Hasil gambar untuk Gereja Katolik Kelahiran Santa Perawan Maria (Gereja Kepanjen)

 

Gereja Katolik Kelahiran Santa Perawan Maria atau Gereja Kepanjen adalah gereja Katolik tertua di Surabaya. Yang membuat gereja ini menarik adalah arsitekturnya yang khas bergaya Eropa dan indah.

Berlokasi di Jalan Kepanjen, rumah ibadah ini letaknya berdampingan dengan bangunan SMA Katolik Frateran Surabaya. Gereja ini dibangun setelah kedatangan pastor berkebangsaan Belanda yang bernama Hendricus Waanders.

  • Jam operasional:
    Jam ibadah
  • Alamat:
    Jl. Kepanjen No.4-6, Krembangan Selatan
  • Cara ke sini:
    Dari terminal Purabaya Bungurasih atau terminal Joyoboyo naik angkutan yang menuju Tanjung Perak, lalu turun di Jalan Kepanjen.

6. Gunung Bromo

Hasil gambar untuk gunung bromo

Hampir semua orang tau Gunung Bromo. Tapi, apakah sudah banyak yang tau kalau Gunung Bromo tidak cuma bagian dari kota Malang?

Ya, Gunung Bromo juga merupakan bagian dari kota Surabaya. Kalau kamu menyempatkan berkunjung ke Gunung Bromo saat melakukan wisata Surabaya, kamu wajib untuk mengunjungi padang savananya. Ya, di sini kamu bisa melihat keindahan panorama yang tak ada duanya.

  • Jam operasional:
    24 jam
  • Alamat:
    Provinsi Jawa Timur
  • Cara ke sini:
    Dari terminal Purabaya Bungurasih naik bus jurusan Jember atau Banyuwangi turun di Probolinggo. Dari situ gunakan angkutan menuju Kecamatan Ngadisari yang dekat dengan kawasan perbukitan Cemoro Lawang.

7. G Walk

Hasil gambar untuk g walk surabaya

 

Ada satu tempat wisata Surabaya khusus kuliner yaitu G-Walk. Ya, bisa dibilang tempat ini adalah tempat nongkrongnya arek-arek Suroboyo.

Lokasinya yang berada di kawasan elit, Citra Raya Surabaya, membuat G-Walk jadi tempat hits yang wajib dikunjungi saat wisata ke Surabaya.

Di sini kamu bisa menemukan mulai dari kuliner khas Surabaya sampai makanan populer yang kekinian sekalipun.

  • Jam operasional:
    10.00-23.00
  • Alamat:
    Jl. Niaga Gapura, Lontar, Sambikerep
  • Cara ke sini:
    Ambil jalan yang menuju Pakuwon City, terus saja sampai Universitas Surabaya (Unesa), tinggal berbelok ke arah Unesa itu sudah masuk perumahan menuju G-Walk.

8. Bonbin Surabaya

Gambar terkait

Kebun binatang ini sudah ada sejak jaman pemerintahan Belanda di Indonesia, lho. Bahkan sudah beberapa kali ganti lokasi.

Tema yang diangkat oleh kebun binatang ini adalah pendidikan, penelitian, dan konservasi. Jadi, pengunjung bisa mendapat banyak wawasan sekalgus hiburan di kebun binatang yang memiliki sekitar 315 spesies di sini.

  • Tiket masuk:
    Rp.15.000 (hari biasa), Rp.20.000 (hari liburan)
  • Alamat:
    Jl. Setail No.1, Darmo, Wonokromo
  • Cara ke sini:
    Dari terminal Purabaya Bungurasih naik bus Damri yang menuju ke terminal Joyoboyo, sampai di sana jalan kaki sedikit langsung menuju Kebun Binatang Surabaya.

9. Suroboyo Carnival Park

Hasil gambar untuk suroboyo carnival park

Gambar terkait

Pernah membayangkan pasar malam atau karnaval? Ya, seperti itulah Suroboyo Carnival Park di jalan Ahmad Yani ini.

Bisa di bilang tempat ini adalah theme park wisata malam terbesar di Surabaya. Ada banyak pilihan permainan dan wahana seru untuk seluruh anggota keluarga. Mulai dari wahana yang tenang dan menyenangkan, hingga wahana yang bisa memacu adrenalin.

Di sini juga banyak wahana yang disesuakan dengan usia pengunjung, bahkan ada juga wahana yang bisa dinaiki oleh anak-anak dan juga lansia. Benar-benar tempat rekreasi yang lengkap dan cocok untuk seluruh keluarga, ya?

  • Tiket masuk:
    Rp.60.000 (Senin-Jumat), Rp. 80.000 (Sabtu-Minggu).
  • Alamat:
    Jl. Ahmad Yani No.333, Dukuh Menanggal, Gayungan.
  • Cara ke sini:
    Dari bundaran Jalan Waru ambil lajur kiri. Setelah itu akan ada Jalan Brigjen Katamso (Pabrik Paku), lalu belok kiri. Setelah rel kereta api belok ke kiri lagi di Jalan Kertomenanggal lalu tinggal mengikuti papan penunjuk Suroboyo Carnival Park.

10. House of Sampoerna

Hasil gambar untuk house of sampoerna surabaya

Sampoerna adalah sebuah perusahaan rokok legendaris dan tertua di Indonesia sejak masa kolonial Belanda. Untuk bisa mengetahui lebih banyak informasi tentang cikal bakal berjayanya perusahaan ini serta bagaimana perkembangan rokok di Indonesia secara lengkap, dibuatlah Museum House of Sampoerna ini.

Hal paling menarik di museum ini adalah pengunjung dapat melihat langsung kegiatan para pekerja pabrik atau pelinting rokok yang terkenal dengan kecepatan tangannya. Dalam satu jam, satu orang pekerja bisa melinting 325 batang rokok lho.

Selain galeri dan pameran seni, area museum ini pun dilengkapi dengan cafe serta toko suvenir. Desain arsitektur gedungnya pun dibuat sangat indah sehingga siapa pun yang datang akan merasa betah.

  • Jam operasional:
    Setiap hari (09.00 s.d. 22.00 WIB)
  • Tiket masuk:
    Gratis
  • Alamat:
    Taman Sampoerna No.6, Krembangan Utara, Pabean Cantian, Surabaya
    Cara ke sini : Naik bus dari Terminal Purabaya menuju Jembatan Merah Plaza. Kalau sudah sampai sana, kamu bisa gunakan becak atau berjalan kaki menuju House of Sampoerna.